Lifestyle

Awkarin Sebut Hidup dalam Indonesia 10 Tahun Terakhir Seru, Netizen Pertanyakan Kenapa 2019 Ikut Demonstrasi

Wanderviews.com – Selebgram Awkarin padat jadi omongan rakyat di dalam media sosial pasca ia terang-terangan menyatakan dukungannya untuk paslon capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan juga Gibran Rakabuming. 

Netizen dalam jaringan X menyoroti salah satu alasan Awkarin menyokong paslon yang dimaksud lantaran dinilai tidak ada sesuai dengan sikapnya dalam masa lalu.  

Mulanya, akun @hereforsungjin mengunggah tangkap layar Instagram story Awkarin yang mana menjelaskan alasannya mengupayakan Prabowo-Gibran. Menurut netizen itu, alasan pertama Awkarin untuk membantu paslon yang disebutkan masih masuk akal oleh sebab itu terpengaruh dari ayahnya yang tersebut bekerja di tempat kalangan militer.

“Dia pernah post alasannya di area ig. Pertama kayanya krn bapaknya dokter pada militer jd kemungkinan besar lebih besar relate mirip prabowo. Tapi alasan kedua mirip ketiganya…. (Ofcourse she’s pro status quo lol),” tulis akun yang disebutkan di tempat X, diambil Hari Senin (15/1/2024).

Akun itu mengunggah tiga foto tangkap layar dari Instagram story yang mana sudah beberapa waktu lalu dibuat Awkarin. Pada foto tertoreh alasan Awkarin sudah mantap menentukan pilihannya untuk Pilpres setelahnya berdiskusi dengan mantan kader PDIP yang dimaksud juga dikenal sebagai aktivis 98 Budiman Sujatmiko. 

Selebgram dengan nama asli Karin Novilda itu mengaku diajarkan banyak hal tentang urusan politik juga kriteria pemimpin yang dibutuhkan Indonesia pada waktu ini. 

Namun, nampaknya alasan ketiga dari Awkarin jadi yang tersebut paling mencuri perhatian akun @hereforsungjin. Sebab, selebgram 26 tahun itu menuliskan kalau keberadaan di area Indonesia selama 10 tahun terakhir, dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, terasa asik serta penuh harapan. 

Pernyataan itu kemudian diserang balik oleh netizen dengan mengingatkan kembali momen pada waktu Awkarin bergabung juga di aksi demonstrasi siswa dalam depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada September 2019 lalu. Demonstrasi itu bertujuan untuk menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

“10 tahun terakhir asik lalu penuh harapan tapi kok mengambil bagian turun ke jalan pas 2019, @awkarin ? Oh iya performative activism sih ya,” lanjut akun yang dimaksud pada cuitan berikutnya. 

Akun itu juga mengunggah video berdurasi 13 detik yang mana menunjukan Awkarin sedang membagikan nasi kotak terhadap para demonstran. Diketahui kala itu, aksi Awkarin jadi ramai ketika beliau mengambil bagian turun ke jalan. Meski tidak ada mengambil bagian berorasi, ia memberikan dukungan untuk para pelajar dengan membagikan 3.000 nasi kotak.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button