Ekonomi

Live Streaming pada E-commerce Bantu UMKM Raih Cuan Gede

Wanderviews.com – Penjualan dengan siaran dengan segera atau live streaming membantu para UMKM cuan di tempat e-commerce. Hal ini tercermin dari hasil survei IPSOS di area mana media transaksi jual beli live streaming berhasil memberikan peningkatan omset.

Dalam survei IPSOS bertajuk “Tren Live Streaming E-commerce bagi Penjual”, salah satu e-commerce yang dimaksud meningkatkan omset para UMKM dari live streaming yaitu Shopee Live.

Hasil survei IPSOS memperlihatkan, Shopee Live mengawasi pada indikator layanan live streaming yang tersebut paling populer (Awareness) bagi para brand lokal serta UMKM dengan persentase 96%, disertai oleh TikTok Live (87%), Lazada Live (71%), serta Tokopedia Play (62%).

Executive Director IPSOS Indonesia, Andi Sukma mengatakan, Sepanjang tahun 2023, perubahan yang digunakan dihadirkan para pemain e-commerce telah terjadi menjadi pusat perhatian di pengalaman berjualan online. Salah satunya, fenomena live streaming tidak sekadar tren biasa, melainkan manifestasi nyata dari evolusi perilaku konsumen juga strategi jualan online.

“Kami juga meninjau bagaimana peluncuran Shopee Live sudah pernah mendominasi lingkungan ekonomi live streaming teristimewa bagi penjual yang digunakan mayoritas brand lokal kemudian UMKM,” ucapannya pada konferensi per secara virtual, Hari Senin (15/1/2024).

Data IPSOS memperlihatkan, sistem perdagangan live streaming ini berhasil memberikan peningkatan omset (73%), ekspansi jangkauan bursa (68%), penghematan biaya iklan (64%), kemudahan berinteraksi dengan pelanggan online secara real-time (60%), dipercaya oleh pelanggan (59%), lebih lanjut aman di kegiatan (49%), dan juga merasa lebih tinggi unggul pada persaingan (37%).

Salah satu keunggulan utama live streaming terletak pada kemampuannya untuk menyajikan interaksi secara langsung antara penjual kemudian konsumen. Melalui live streaming, brand lokal kemudian UMKM dapat berbicara secara real-time, menjawab pertanyaan, lalu memberikan informasi segera untuk konsumen.

Keterlibatan ini menyebabkan pengalaman berbelanja yang mana tidaklah cuma lebih besar personal tetapi juga meninggalkan kesan yang mana tak terlupakan. Dalam segi pelayanan interaktif, IPSOS mengemukakan Shopee Live dengan 59%, menunjukkan keunggulannya yang digunakan signifikan dibandingkan dengan TikTok Live (26%), Lazada Live (8%), lalu Tokopedia Play (7%) bagi brand lokal serta UMKM.

Keberhasilan Shopee Live di menyajikan layanan interaktif yang dimaksud unggul menjadikannya sebagai pilihan utama bagi brand lokal juga UMKM. Kontribusinya terhadap perkembangan perusahaan brand lokal serta UMKM tidaklah diragukan lagi, dengan 62% responden mengakui bahwa Shopee Live menjadi pilihan sebagai fasilitas live streaming yang tersebut paling membantu merekan untuk bertumbuh. Diikuti oleh TikTok Live (26%), Tokopedia Play (7%), kemudian Lazada Live (6%).

Melalui survei ini, terungkap bahwa mayoritas brand lokal lalu UMKM dari kategori Fashion (56%), Beauty, Care, & Health (39%), lalu Daily Product atau FMCG (32%), juga keperluan Lifestyle (17%), menjadi kategori penjual yang dimaksud paling berbagai memanfaatkan fasilitas live streaming milik jaringan marketplace.

Selain itu, penjual dari kategori perlengkapan rumah, dan juga elektronik juga mulai berbagai mengikuti tren pemasaran ini.

“Jika kita menganalisa lebih banyak pada data di area atas, kategori Fashion dan juga Beauty, sebagai dua kategori utama yang tersebut selalu menjadi incaran masyarakat. Perkembangan kedua kategori ini pun mengungkapkan bagaimana perubahan fundamental digital telah dilakukan memberikan gaya berjualan baru lewat popularitas live streaming pada platform digital e-commerce,” pungkas Andi.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button