Teknologi

pemerintahan Segera Pengenalan Super App Buatan Sendiri, Namanya Ina Digital

Wanderviews.com – Menteri Komunikasi juga Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan kalau otoritas sudah ada menyiapkan super app alias perangkat lunak super buatan sendiri yang tersebut diberi nama Ina Digital.

Menkominfo menyatakan, jaringan ini adalah upaya eksekutif untuk melakukan perubahan fundamental pelayanan rakyat untuk rakyat lewat kegiatan Sistem pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mana diinisiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Presiden sudah ada menentukan bahwa nanti wadah SPBE kita namanya Ina Digital. Jadi semuanya serba digital, pelayanan umum juga harus tambahan terus bertransformasi digital, lebih tinggi cepat, lebih banyak berkualitas, segala hal sanggup kita selesaikan dengan kemajuan teknologi digital,” papar Budi Arie, dikutipkan dari siaran pers Kominfo, Mingguan (14/1/2024).

Dengan Ina Digital, lanjut dia, otoritas akan terus mengembangkan integrasi antar kementerian lalu lembaga untuk mewujudkan satu portal layanan nasional.

“Jadi ketika (masyarakat) mau cari layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial semuanya sanggup lebih banyak mudah,” imbuhnya.

Budi Arie menegaskan kementerian dan juga lembaga akan terus bekerja cepat. Hal ini dijalankan sesuai target Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan pengembangan juga penerapan layanan pemerintahan berbasis digital.

Ia menyatakan kalau super app baru hasil leburan program pemerintah lain ini ditargetkan beroperasi tahun ini.

“Semua ekosistemnya lagi disiapkan, yang dimaksud pasti tahun ini. Pak Presiden minta supaya bulan enam sudah ada mulai sanggup beroperasi teristimewa identitas kependudukan digital (IKD) dulu,” ungkap dia.

IKD sendiri adalah dokumen identitas yang dimaksud akan menggantikan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik alias e-KTP. Budi mengatakan kalau pada waktu ini telah ada 10 jt warga yang digunakan migrasi ke IKD dari e-KTP.

“Menurut laporan Menteri Dalam Negeri baru 10 jt data kependudukan yang dimaksud telah migrasi ke digital, kita mengharapkan seluruh data kependudukan ini nanti mampu segera selesai,” harap dia.

Menkominfo menegaskan percepatan metamorfosis layanan pemerintahan berbasis digital merupakan bagian dari upaya mengakselerasi metamorfosis digital nasional.

“Transformasi digital ini kan keniscayaan, kalau enggak kita ditinggal, maka pemerintah harus meningkatkan pelayanan publik. Nah pelayanan rakyat yang mana meningkat tidaklah ada lagi selain perubahan digital,” tandasnya.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button