Lifestyle

Work Life Balance Berantakan Bikin Hasil Kerja Tak Maksimal, Begini Cara Mengatasinya

Wanderviews.com – Bagi para pebisnis ataupun karyawan, dinas luar kota kerap dimanfaatkan untuk liburan. Istilahnya, sambil menyelam minum air. Satu kali perjalanan, dapat dapat dua tujuan sekaligus, yaitu bekerja juga liburan. Padahal, dengan begitu, malah mampu mengganggu work life balance kamu, lho.

Fenomena ini diakui Director of Sales Marketing JW Marriott Hotel Surabaya, Caroline Chrysdy, dan juga inilah yang digunakan jadi alasan para pengelola hotel mencoba memproduksi para pebisnis miliki kesadaran penuh atau mindful pada waktu bekerja di dalam hotel.

Dengan begini, Caroline meyakini para pebisnis yang digunakan sedang dinas luar kota, menginap atau meeting di dalam hotel, bisa jadi tambahan produktif serta mendapatkan hasil kerja yang mana maksimal.

“Hotel dapat menyediakan infrastruktur kamar dengan berbagai aktivitas mindful dan juga infrastruktur meeting berkualitas tinggi, yang digunakan tentunya segala kegiatan dapat dijalankan dengan menyesuaikan permintaan dari perusahaan juga organisasi,” ujar Caroline melalui keterangan yang digunakan diterima suara.com beberapa waktu lalu.

Caroline juga menambahkan, sebaiknya para pebisnis mampu memanfaatkan infrastruktur hotel yang digunakan bisa jadi menunjang work life balance, seperti prasarana olahraga, yoga eksklusif, meditasi, spa, kamar khusus stay in the Moment, hingga bantuan layanan kamar 24 jam.

Menurut Kamus Cambrigde, work life balance adalah seimbangnya waktu yang tersebut digunakan untuk bekerja vs waktu yang tersebut digunakan untuk melakukan hal yang dimaksud disukai.

Sehingga work life balance untuk karyawan merupakan hal vital lalu penting untuk kebugaran juga kepuasan hidup secara keseluruhan, termasuk menurunkan stres serta meningkatkan produktivitas.

Masih tak tahu bagaimana cara mendapatkan work life balance? Coba tips berikut mengambil dari PsychCentral:

1. Tetapkan target bekerja

Target yang digunakan ditetapkan setiap orang berbeda. Jadi cobalah tetapkan target harian ketika bekerja, lalu begitu juga ketika beraktivitas pada luar kerja, tetapkan batasnya.

Batas ini harus juga dilihat dari sudut pandang tenggat waktu, agar beban kerja yang dimaksud dirasakan realistis kemudian tiada menimbulkan stres.

2. Berbagi tugas rumah

Saat Anda merasa tugas di tempat rumah tambahan berbagai jika dibandingkan dengan tugas pada waktu bekerja, cobalah berbagai tugas untuk menyelesaikannya. Misalnya berbagi pekerjaan dengan anggota rumah, atau memanggil bantuan profesional untuk menyelesaikan pekerjaan rumah.

3. Bekerja dengan efisien

Bagi sebagian orang mungkin saja ini terdengar sulit, tapi solusinya carilah tempat atau suasana yang menghasilkan pekerjaan jadi tambahan efisien. Suasana bekerja ini perlu dibangun, sehingga fokus Anda bukan perlu terbagi dengan hal lainnya.

4. Istirahat cukup

Istirahat tak melulu harus dengan tidur, tapi istirahat meninggalkan pekerjaan sejenak untuk menghurangi stres ataupun meningkatkan mood.

Contohnya pergi mencari udara segar di tempat luar kantor atau berjalan kaki untuk makan siang, maupun sekadar membeli kopi sanggup sangat membantu atur ulang pikiran Anda.

5. Me time

Kegiatan yang dimaksud sanggup menyenangkan diri sendiri atau meningkatkan kondisi tubuh diri sendiri bisa jadi membantu memperbaiki work life balance untuk karyawan. Misalnya olahraga teratur, cuti, cukup tidur malam, hingga cari bantuan teman, keluarga maupun profesional ketika alami kesulitan kemampuan fisik mental.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button